Senin, 02 September 2013

Soal Tentang Jamur


MAPEL : BAB 5 (JAMUR )

1.       Berikut ini adalah ciri-ciri jamur, kecuali..
a)      Eukariot
b)      Memiliki klorofil
c)       Memiliki dinding sel
d)      Bersifat heterotrof
e)      Ada  yang memiliki zat warna

2.       Jamur  dalam klasifikasi dua kindom dimasukan ke dalam jenis tumbuhan, hal ini disebabkan karena jamur dan tumbuhan memiliki kesamaan dalam hal-hal berikut,kecuali..
a)      Memiliki dinding sel
b)      Memiliki membran sel
c)       Tidak bisa bergerak  aktif
d)      Memperoleh makanan secara autotrof
e)      Eukariot

3.       Dinding sel jamur sebagian besar tersusun atas..
a)      Kitin
b)      Ion-ion anorganik
c)       Polifospat
d)      Lipid
e)      Glukan

4.       Bagian tubuh jamur yang berfungsi untukk menyerap makanan adalah..
a)      Spora
b)      Miselium generatif
c)       Miselium vegetatif
d)      Badan buah
e)      Septum

5.       Jamur memperoleh nutrisi dengan cara sebagai berikut, kecuali..
a)      Membusukan materi organik
b)      Bersifat parasit pada tumbuhan atau hewan
c)       Mensekresikan enzim hhingga makanan rusak
d)      Menyebarkan toksin hhingga makanan beracun
e)      Bersimbiosis dengan organisme lain

6.       Yang berfungsi sebagai spora aseksual ascomycota adalah..
a)      Konidiospora
b)      Askospora
c)       Zigospora
d)      Basidiospora
e)      Oospora

7.       Sebagian besar jamur dari filum Ascomycota bersifat multiseluler. Akan tetapi, ada beberapa dianataranya yang uniseluler.contoh jamur berikut ini yang merupakan jamur Ascomycota uniseluler adalah..
a)      Saccharomyces cerevieceae
b)      Neurospora crassa
c)       Pucciana graminis
d)      Mucor mucedo
e)      Rhyzopus nigricans

8.       Roti yang berjamur hendaknya dibuang karena mengandung toksin yang dihasilkan oleh..
a)      Penicillium
b)      Aspergillus
c)       Fusarium
d)      Rosellina
e)      Rhizopus

9.       Jamur yang digunakan untuk pembuatan tempe adalah..
a)      Amanita muscaria
b)      Saccharomyces cereviecea
c)       Penicillium natatum
d)      Neuspora crassa
e)      Rhizopus oryzae

10.   Bagian yang kita makan pada jamur merang adalah..
a)      Basidiokarp
b)      Miselium
c)       Basidiospora
d)      Basidium
e)      Hifa

11.   Pada pembuatan tempe diperlukan ragi yang akan ditaburkan pada singkong atau ketan yang sudah dimasak. Yang dimaksut dengan ragi adalah..
a)      Hifa dari Saccharomyces cereviecea
b)      Spora dari Saccharomyces cereviecea
c)       Sissa tape yang sudah dikeringkan.
d)      Tubuh buah dari Saccharomyces cereviecea
e)      Basidium dari Saccharomyces cereviecea

12.   Berikut ini jamur –jamur yang merugikan , kecuali..
a)      Auricularia polytricha
b)      Amanita muscaria
c)       Rhizopus oryzae
d)      Saccharomyces tuac
e)      Penicillium notatum

13.   Kelompok jamur deutecomycetes disebut jamur tak sempurna karena..
a)      Cara reproduksi aseksual dan seksuanya bekum diketahui
b)      Cara reproduksi aseksual belum diketahui
c)       Cara reproduksi aseksual belum diketahui
d)      Cara reproduksi seksual unik
e)      Cara reproduksi aseksual hanya membentuk kuncup

14.   Keuntungan yang diperoleh jamur dalam simbiosis dengan ganggang adalah..
a)      Memperoleh zat organik
b)      Memperoleh air
c)       Memperoleh bahan organik
d)      Memberikan zat anorganik
e)      Memberikan kelembapan

15.   Jamur dari kelas Ascomycota yang berkembang biak dengan tunas biasanya dimanfaatkan manusia untuk...
a)      Membuat roti
b)      Membuat tempe
c)       Membuat kecap
d)      Membuat keju
e)      Membuat antibiotik

16.   Hubungan mutualistik anatar jamur dengan akar tanaman membentuk..
a)      Lichen
b)      Mikoriza
c)       Hifa
d)      Miselium
e)      Spora

17.   Jamur dikelompokan menjadi tiga divisi berdasarkan spora seksual yang dihassilkan. Berikut ini hubungan antara jenis jamur dan spora seksual yang dihasilkan, hubungan yang tidak benar adalah..
a)      Rhizopus stolonifer – zigospora
b)      Mucor mucedo – zigospora
c)       Saccharomyces cereviecea – askospora
d)      Pucciania graminis – askospora
e)      Auricularia volvacea –basidospora

18.   Berikut ini adalah spora seksual pada jamur, adalah..
a)      Zigospora
b)      Askospora
c)       Basidospra
d)      Konidiospora
e)      Oospora

19.   Perhatikan gambar hifa (a).
Divisi jamur yang memiliki hifa dengan jenis yang sesuai dengan gambar tersebut adalah..
Description: D:\SELURUH MAPEL\BIOLOGI\unduhan.jpg
a)      Zygomycotina
b)      Ascomycotina
c)       Basidiomycotina
d)      Zygomycota dan ascomycota
e)      Ascomycota dan basidiomycota.

20.   Lumut kerak yang merupakan bentuk simbiosis antara jamur dan gamggamg dapat melakukan reproduksi sehingga menghasilkan kembali lumut kerak. Cara reproduksi yang dilakukan adalah..
a)      Seksual dengan menggunakan spora
b)      Seksual dengan menggunakan soredia
c)       Seksusl dengan masing-masing membentuk  antheridium dan arkhegonium
d)      Aseksual dengan menggunakan spora
e)      Aseksual dengan menggunkan soredia


Essay

21.   Sebutkan beberapa ciri-ciri jamur...
·         Organisme eukariotik
·         Tidak memiliki klorofil sehingga bersifat heterotrof
·         Dinding selnya tersusun oleh kitin
·         Ada yang uni seluler dan ada yang mukti seluler
·         Habitat : di air, sisa organisme yang mati dan darat pada tempat yang kaya akan zat organik, lembab, sedikit cahaya.
·         Bentuk tubuh bervariasi
·          Termasuk thallophyta
22.   Sebutkann 4 klasifikasi jamur berdasarkan cara reproduksinya beserta ciri-ciri...
a)      Zygomycota
a)      Kelompok utama pembentuk mikoriza
b)      Struktur tubuh terdiri dari stolon, rhizoid, sporangifor dan sporangium
c)       Miselium bercabang banyak dan hifanya tidak bersekat
d)      Habitat : di air, sisa organisme yang mati dan darat pada tempat yang kaya akan zat organik, lembab, sedikit cahaya.
e)      Cara reproduksi : vegetatif = dengan sporangiospora yang dihasilkan oleh sporagium, generativ = dengan membentuk zigospora diploid sebagai hasil konjugasi 2 miselium yang berbeda.

b)      Ascomycota
a)      Miselium bersekat
b)      Cara hidup : saprofit, parasit
c)       Tubuh buah disebut askokarp, askokarp membentuk askus, askus membentuk askosprora
d)      Reproduksi ; vegetatif :konidiospora yang dibentuk pada ujung hifa yang disebut konidiofor, generatif :askospora yang dibentuk didalam askus.
c)    Basidiomycota
a)    Sebagian besar mokroskopis
b)    hifa bersekat dengan sambungan cepit (clam connection)
c)    hifa memiliki tubuh buah basidiokarp yang di dalamnya terdapat basidium.
d)    reproduksi : generatif : membentuk dasidiospora.

d)    Deuteromycetes
a)    ukuran mikroskopis
b)    jarang membentuk tubuh buah
c)    belum dikenal pembiakan generatif,
d)    sedangkan perkembangbiakan vegetativ  membentuk tunas pada hifa.

23.   Habitat jamur adalah di tempat yang lembab, bagaimana jika di sekitar habitat tempat tinggal jamur mengering?
a)      Jika lingkungan tempat tinggalnya mengering jamur akan menjalani tahapan istirahat atau menghasilkan spora.

24.   Sebutkan macam-macam bentuk askus..
a)      Askus tanpa askokarp
b)      Askus yang askokarpnya berbentuk seperti mangkok disebut apotesium
c)       Askus yang askokarpnya berbentuk bola tanpa ostiulum disebut kleistotesium
d)      Askus yang askokarpnya berbentuk botol dengan leher dan memiliki ostiolum disebut peritesium.

25.   Sebutkan beberapa contoh jamur yang termasuk basidiomycota...
a)      Jamur merang ( volvariella volvacea)
b)      Jamur kuping (auricularia polytrica)
c)       Jamur karang ( cluvaria zipelli )
d)      Jamur tiram
e)      Jamur puffballs (tidak dimakan)


=========================                             ========================

Minggu, 01 September 2013

Frasa

Frasa atau frase adalah sebuah makanan linguistik. Lebih tepatnya, frasa merupakan satuan linguistik yang lebih besar dari kata dan lebih kecil dari klausa dan kalimat. Frasa adalah kumpulan kata nonpredikatif. Artinya frasa tidak memiliki predikat dalam strukturnya. Itu yang membedakan frasa dari klausa dan kalimat. Simak beberapa contoh frasa di bawah ini:
ayam hitam saya
ayam hitam
ayam saya
rumah besar itu
rumah besar putih itu
rumah besar di atas puncak gunung itu
Dalam konstruksi frasa-frasa di atas, tidak ada predikat. Lihat perbedaannya dibandingkan dengan beberapa klausa di bawah ini:
ayam saya hitam
rumah itu besar
rumah besar itu putih
rumah putih itu besar
rumah besar itu di atas puncak gunung


Cara Penulisan Daftar Pustaka


1. penyusunan urutan daftar pustaka menurut alfabet yang dengan berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa memakai angka ( , 2, 3, dan sebagainya )

2. dalam penulisan daftar pustaka butuh di perhatikan banyak hal di bawah ini :
menulis nama pengarang ( nama pengarang sisi belakang terlebih dulu ditulis, lantas diikuti dengan nama depan )
catat tahun terbit buku, sesudah itu diberi sinyal titik (. )
catat tahun terbit buku memberikan garis bawah atau cetak miring. sesudah judul buku lantas diberikan sinyal titik (. )
catat kota terbit serta nama penerbitnya. pada ke-2 sisi tersebut diberi sinyal titik dua ( : ), setelah nama penerbit diberikan sinyal titik (. )

3. apabila dapat dipakai dua sumber pustaka atau lebih dengan pengarang yang sama, maka sumber dirilis dari buku yang terlebih dulu terbit, lantas diikuti dengan buku yang baru terbit. pada ke-2 sumber pustaka itu dibubuhkan sinyal garis panjang.

4. apabila daftar pustaka datang dari sumber internet, maka bisa ditulis layaknya yang dianjurkan oleh sophia ( 2002 ), di mana komponen bibliografi online tersebut ditulis seperti berikut :
nama pengarang
tanggal revisi terakhhir
judul makalah
media yang memuat
url yang terdiri dari protocol/situs/path/file
tanggal akses

5. penulisan daftar pustaka dalam pengambilan data dari buku, pertama ; penulisan nama untuk awal memakai huruf besar terlebih dulu sesudah nama belakang ditulis beri ( sinyal koma ), diawali dari nama belakang lantas beri ( sinyal koma ) serta dilanjutkan dengan nama depan, ke-2 ; tahun pembuatan atau penerbitan buku, ketiga ; judul bukunya ingat ditulis unakan huruf miring sesudah judul pakai ( sinyal titik ), keempat ; area diterbitkannya sesudah area penerbitan pakai ( sinyal titik dua ), serta kelima ; penerbit buku tersebut diakhiri dengan ( sinyal titik ). layaknya perumpamaan di bawah ini :
peranginangin, kasiman ( 2006 ). aplikasi situs dengan php serta mysql. yogyakarta : penerbit andi offset.
soekirno, harimurti ( 2005 ). langkah gampang menginstall situs server berbasis windows server 2003. jakarta : elex media komputindo.

6. penulisan daftar pustaka yang kian lebih satu/dua orang penulis dalam buku yang sama. pertama catat nama belakang dari penulis yang pertama sesudah nama belakang beri ( sinyal koma ) lantas catat nama depan bila nama depan berbentuk singkatan catat saja singkatan itu sesudah nama pertama selesai beri ( sinyal titik ) lantas beri ( sinyal koma ) untuk nama ke-2 / ketiga ditulis sama layaknya nama sali alis tak ada pergantian, yang beralih penulisannya cuma orang pertama namun orang ke-2 serta ketiga terus. sesudah penulisan nama ke-2 selesai, nah bila tiga penulis pakai sinyal serta ( & ) pada nama paling akhir begitupula bila penulisnya cuma dua orang saja, sesudah penulisan nama selesai, ke-2 ; tahun pembuatan atau cetakan buku tersebut dengan dimulai sinyal kurung buka serta kurung tutup/ ( ) sesudah itu beri ( sinyal titik ). ketiga ; judul buku atau karangan sesudah itu beri ( sinyal koma ) serta ditulis dengan huruf miring ok. keempat ; yakni penulisan area penerbitan/cetakan sesudah itu beri ( sinyal titik dua : ) serta paling akhir kelima ; nama perusahaan penerbit buku atau catatan tersebut serta diakhiri ( sinyal titik ) ok. untuk gelar akademik tidak ditulis dalam penulisan daftar pustaka. nah ini perumpamaannya layaknya di bawah ini :
suteja, b. r., sarapung, j. a, & handaya, w. b. t. ( 2008 ). memasuki dunia e-learning, bandung : penerbit informatika.

whitten, j. l., bentley, l. d., dittman, k. c. ( 2004 ). systems analysis and design methods. indianapolis : mcgraw-hill education.

BUNGA BERBAHAYA DAN BERACUN


5 Bunga yang Berbahaya dan Beracun


Bunga adalah tanaman hias yang banyak digemari oleh wanita. Bunga juga menjadi simbol untuk seorang wanita atau perempuan. Bunga memberikan banyak manfaat. Tapi, tahukah anda? bahwa bunga juga ada yang berbahaya bahkan beracun. Berikut adalah 5 bunga yang berbahaya dan beracun.

5 bunga yang berbahaya dan beracun

Bunga Autumn Crocus
Bunga ini dikenal sebagai salah satu tumbuhan paling beracun hingga saat ini. mengandung colchicine dimana racun yang terkandung di dalam bunga ini sejenis dengan arsenik yang tidak ada obatnya. keracunan tanaman ini menyebabkan hilangnya tekanan darah dan penyakit jantung.

Bunga Oleander.  
Oleander dikenal sebagai salah satu bunga yang paling beracun di bumi, dan kabarnya sering digunakan untuk bunuh diri di selatan India...nah kan!!!. berbagai macam racun terkandung di seluruh bagian tanaman ini, seperti Oleandrin dan neriine, menyebabkan gangguan sistem saraf, gangguan pencernaan, dan sistem kerja peredaran darah dimana ke semua itu terjadi secara bersamaan. korban akan mengalami gejala kehilangan kesadaran, tubuh bergetar, rasa sakit, koma, hingga kematian. getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit.

Bunga Rhododendron
Saat musim bunga, tanaman ini nampak sangat indah. Rhododendron mengandung andromedatoxin yang menyebabkan muntah, rasa sakit yang hebat kejang-kejang hingga kematian.

Angel's Trumpet
Cantik nian namanya “Angel’s Trumpet”, namun anda janganlah terkecoh dengan namanya. Bunga ini mengandung racun yang bisa sangat fatal untuk manusia maupun hewan. Dia dikenal sebagai halusinogen yang sangat sangat kuat karena mengandung zat tropane alkaloids.

Bunga Belladona
Belladona mengandung tropane alkoids yang bisa membahayakan. Semua bagian tumbuhan ini berbahaya, namun bagian yang paling berbahaya adalah buah nya yang sepertinya enak dimakan, khususnya sangat berbahaya bagi anak2. gejala yang terjadi dari racun bunga ini adalah pupil mata membesar, penglihatan menjadi kabur, sakit kepala, berhalusinasi dan kegilaan. Atropine racun yang terkandung di dalam bunga ini mengganggu sistem saraf membuat gangguan pernapasan, berkeringat dan detak jantung.